Home Dokumentasi Purchase Order
Dokumentasi

Purchase Order

Purchase Order mencatat permintaan order ke supplier sebelum barang diterima. Gunakan halaman ini untuk memahami posisi Purchase Order dalam alur kerja harian dan data apa yang perlu disiapkan sebelum fitur dipakai.

Kenapa Dibutuhkan

Fitur ini membuat proses purchasing yang terkontrol dari draft, approval, cancellation, closing, sampai goods receipt. Dengan alur yang konsisten, tim dapat mengurangi input ulang, menjaga data tetap rapi, dan menelusuri proses bisnis dengan lebih mudah.

Workflow

  1. 1Klik menu samping Purchase Order.
  2. 2Klik Create.
  3. 3Pilih supplier, branch, dan warehouse.
  4. 4Cari dan tambahkan line product.
  5. 5Isi quantity, unit price, discount, dan tax jika diperlukan.
  6. 6Tinjau subtotal, tax, discount, dan grand total.
  7. 7Klik Save.
  8. 8Buka detail purchase order.
  9. 9Klik Approve saat sudah siap.
  10. 10Gunakan Cancel dengan alasan jika draft perlu dibatalkan.
  11. 11Gunakan Close dengan alasan jika order approved atau partially received tidak lagi menunggu sisa barang.

Contoh

Rekomendasi screenshot:

  • Purchase order list
  • Purchase order detail
  • Buat PO modal/form

Catatan

Catatan
  • Supplier harus aktif dan milik perusahaan saat ini.
  • Lookup product menggunakan remote search.
  • Server menghitung ulang total line dan header.
  • Purchase order yang sudah approved tidak membuat stock movement dengan sendirinya.