Dokumentasi
Troubleshooting
Troubleshooting membantu user menyelesaikan error umum, data yang belum lengkap, dan masalah akses. Gunakan halaman ini untuk memahami posisi Troubleshooting dalam alur kerja harian dan data apa yang perlu disiapkan sebelum fitur dipakai.
Kenapa Dibutuhkan
Most ERP issues come from setup, permissions, status, branch/warehouse scope, or missing prerequisite documents. Dengan alur yang konsisten, tim dapat mengurangi input ulang, menjaga data tetap rapi, dan menelusuri proses bisnis dengan lebih mudah.
Workflow
- 1Baca pesan error yang tampil di halaman.
- 2Periksa apakah record milik perusahaan saat ini.
- 3Periksa context branch dan warehouse aktif.
- 4Periksa apakah master data yang dipilih masih aktif.
- 5Check document status.
- 6Check your role permissions.
- 7Minta administrator memperbarui setup jika diperlukan.
Contoh
Rekomendasi screenshot:
- Validation error
- Halaman access denied
- Empty dropdown state
Catatan
Catatan
- Pesan validasi berwarna merah biasanya berarti data yang disubmit perlu diperbaiki.
- Dropdown kosong sering berarti permission belum ada, data nonaktif, atau branch/warehouse tidak sesuai.
- Record lintas perusahaan tidak boleh dapat diakses.